SISTEM-
Sistem
menurut Jogianto (dalam Hutahaean, 2014) adalah kumpulan dari elemen-elemen
yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini
menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah objek yang
nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
Sistem
menurut Murdick, R. G (dalam Hutahaean, 2014) merupakan seperangkat elemen yang
membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur / bagan-bagan pengolahan yang mencari
suatu tujuan tertentu.
Kemudian
menurut Jerry FutzGerald (dalam Hutahaean, 2014) sistem adalah jaringan kerja
dari prosedur prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Sedangkan
menurut Davis, G.B (dalam Hutahaean, 2014) sistem secara fisik adalah kumpulan
elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran
tertentu.
Jadi,
berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan sistem adalah kumpulan atau
jaringan kerja yang saling berinteraksi satu sama lain untuk melakukan suatu
kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
Sistem
memiliki tiga elemen yaitu:
Karakteristik Sistem
-
Memiliki batasan (boundaries)
-
Memiliki lingkungan (environment)
-
Memiliki sasaran atau tujuan
Klasifikasi
Sistem
1. Sistem
abstrak dan sistem fisik
Sistem yang berisi gagasan
atau konsep
Contoh:
Sistem Teologi ->
hubungan Manusia, Alam dan Allah.
Sistem yang secara fisik
dapat dilihat
Contoh:
Sistem Komputer, Sistem
Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi
2. Sistem
alamiah dan Sistem buatan manusia
Sistem yang terjadi secara
alamiah tanpa campur tangan manusia
Contoh:
Sistem Tata Surya
Sistem yang dibuat oleh
manusia
Contoh:
Sistem Komputer, Sistem
Mobil, Sistem Telekomunikasi
3. Sistem Terbuka vs Tertutup
Sistem terbuka adalah
sistem yang berinteraksi
dengan lingkungannya
-
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya
-INFORMASI-
Menurut
Gordon B. Davis (dalam Hutahaean, 2014) informasi adalah data yang telah diolah
menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata
atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau
keputusan-keputusan yang akan datang.
Menurut
Kenneth C. Laudon (dalam L. Gaol, 2008) informasi adalah data yang sudah
dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan
untuk manusia
Kemudian
menurut Anton M. Moeliono (dalam L. Gaol, 2008) informasi adalah penerangan,
keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga merupakan
keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau
kesimpulan.
Sedangkan
menurut Robert G. Murdick (dalam L. Gaol, 2008) informasi terdiri atas data
yang telah didapatkan, diproses/diolah, atau sebaliknya yang digunakan untuk
tujuan penjelasan/penerangan, uraian, atau sebagai sebuah dasar untuk membuat
ramalan atau pembuatan keputusan.
Jadi,
berdasarkan pengertian diatas informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk
yang lebih berguna dan lebih berarti bagi si penerimanya yang dapat
dimanfaatkan sebagai sebuah dasara untuk membuat keputusan.
Karakteristik Informasi yang Baik
-
Mengurangi ketidakpastian
-
Mengandung elemen yang baru
-PSIKOLOGI-
Menurut
Wundt (dalam Basuki, 2008) psikologi itu merupakan ilmu tentang kesadaran
manusia (the science of human
consciousness).
Menurut
Woodworth & Marquis (dalam Basuki, 2008) menyatakan bahwa psikologi
mempelajari aktivitas baik motorik, kognitif, maupun emosional.
Kemudian
menurut Plotnik (dalam Basuki, 2008) psikologi merupakan studi yang sistematik
dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental.
Sedangkan
menurut Branca (dalam Basuki, 2008) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu
pengetahuan tentang perilaku manusia
Jadi,
berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan psikologi adalah ilmu yang
mempelajari tentang perilaku manusia, sebagai perwujudan dari kesadaran, proses
mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.
Jadi, berdasarkan penjelasan diatas
dapat ditarik kesimpulan sistem informasi psikologi adalah suatu bidang ilmu
yang mempelajari tentang hubungan ilmu psikologi yang mempelajari tentang
perilaku individu dengan sistem dan informasi yang berkaitan dengan penggunaan
komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi. Ilmu ini juga dapat membantu
mengambil suatu keputusan terhadap penelitian. Jadi, data yang didapat
dilapangan tentang bagaimana perilaku manusia diproses dengan menggunakan suatu
aplikasi berbasis komputer untuk dapat membantu menyimpulkan suatu hasil
penelitian.
Contoh: hubungan sistem informasi
dan ilmu psikologi yang sering digunakan adalah untuk tes IQ dan juga tes
kepribadian seperti tes Rorschach, yang dapat digunakan untuk mengungkap
kepribadian seseorang seperti apa.
REFERENSI:
ana.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../SISTEM+INFORMASI.ppt
Basuki,
H. 2008. Psikologi umum. Jakarta:
Universitas Gunadarma
Gaol,
L, Jimmy. (2008). Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan
Aplikasi. Jakarta: Grasindo
Hutahaean,
J. 2014. Konsep sistem informasi.
Yogyakarta: Deepublish