Rabu, 05 November 2014

KECANDUAN INTERNET DAN CARA MENGATASINYA



Pada masa yang serba modern ini kegunaan internet sangatlah membantu untuk setiap orang. Baik untuk mencari berita sampai untuk berdagang ataupun untuk sekadar bermain game online saja. Penggunaan internet semakin lama semakin meluas, bukan hanya di negara maju saja tapi juga meluas sampai ke negara berkembang seperti Indonesia. Orang menjadi sangat produktif untuk melakukan akses melalui internet. Bahkan ada pula seseorang yang lebih nyaman dengan teman-teman yang berada di dunia maya dibandingkan dengan teman-temannya di dunia nyata. Lebih sering menghabiskan waktu dengan bermain game online, browsing atau membuka media-media sosial yang mereka punya. Semakin sering seseorang mengakses internet bahkan untuk hal-hal kecil seperti bermain game, maka bisa dikatakan orang tersebut telah mengalami kecanduan internet.
Banyak yang melatar belakangi seseorang menjadi kecanduan dengan internet hal yang paling terlihat nyata adalah semakin banyak munculnya smartphone-smartphone canggih dengan harga yang sangat murah dan mampu menjangkau masyarakat kalangan menengah ke bawah, oleh sebab itu semakin banyak pula orang yang semakin kecanduan dengan kemudahan internet ini. Selain membawa dampak positif yaitu mempermudah seseorang melakukan komunikasi jarak jauh, namun dampak negatif juga pasti akan ditimbulkan apalagi bagi kalangan remaja dan generasi muda lainnya. Banyak para remaja menghabiskan waktunya berjam-jam hanya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya di meda sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path dan banyak lagi.

Kecanduan Internet (Internet Addiction Disorder=IAD) mengacu pada penggunaan Internet yang bermasalah, termasuk beragam aspek dari teknologi Internet yang berkaitan, seperti email dan World Wide Web. Perlu dicatat bahwa kecanduan internet belum tercantum dalam buku pegangan profesional kesehatan mental yaitu: Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, edisi keempat (2000) yang dikenal sebagai DSM-IV. Namun demikian, kecanduan internet telah diakui secara formal sebagai gangguan oleh American Psychological Association. Salah satu gejala yang menyebabkan seseorang menjadi kecanduan internet adalah penggunaan waktu mereka untuk berinternet ria yang berlebihan. Orang yang sudah terbiasa dengan penggunaan internet dalam jangka waktu yang lama biasanya sangat sulit untuk mengurangi aksesnya ke internet. Gejala-gejala kecanduan internet lainnya adalah kurang intensitas tidur, menjadi cepat lelah, nila-nilai menjadi memburuk, kinerja menjadi buruk dan kemungkinan berkurangnya intensitas untuk berhubungan sosial dengan orang lain.
Tidak ada yang mengetahui apa penyebab utama dari kecanduan internet ini, namun para ahli menyatakan bahwa sama seperti kecanduan belanja yang menimbulkan kepuasan, maka kecanduan internet pun dapat memberikan kepuasan yaitu merubah mood yang dapat menyenangkan hati bagi orang yang mengaksesnya. Keinginan mereka untuk menghidupkan komputer atau menyalakan smartphone mereka dan langsung dapat mengakses situs media favorit mereka adalah kepuasan bagi para pecandu internet ini.

Untuk mengatasi kecanduan internet ini, mungkin tidak terlalu banyak terapi-terapi untuk menghilangkannya karena gangguan kecanduan internet ini merupakan fenomena yang relatif masih baru, hanya ada sedikit penelitian tentang efektivitas dari prosedur perawatan. Tapi bagi yang ingin menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk atau yang kita sebut kecanduan internet mungkin bisa memulainya dari diri sendiri dengan melakukan hal-hal seperti dibawah ini :

  •   Melakukan hal-hal yang disenangi
Lakukan lah hal-hal yang kita senangi, perbanyak kegiatan yang dapat melupakan kita untuk mengakses internet.
  •    Hapus aplikasi dari smartphone kita
Semakin sedikit aplikasi yang ada pada smartphone kita, semakin jarang pula kita berhubungan dengan internet ataupun dunia maya.

  •   Mengatur waktu

Buatlah jadwal yang harus dipatuhi oleh diri kita sendiri untuk mengakses ke internet. Atur sedemikian rupa agar waktu yang kita luangkan tidak terlalu lama.

  • Mulailah membaca hal-hal apapun dari buku maupun media cetak

Dengan mengurangi akses kita mengetahui hal-hal yang terjadi melalui internet itu dapat mengurangi dampak kecanduan pada diri kita

  • Mulailah berinteraksi dengan lingkungan

Kecanduan internet membuat seseorang kadang lupa untuk berinteraksi dengan teman maupun lingkungannya karena sibuk dengan gadgetnya sendiri. Untuk mengurangi kecanduan itu mulainya berinteraksi dengan orang-orang di dunia nyata bukan di dunia maya lagi.

Referensi :

Selasa, 14 Oktober 2014

PENGGUNAAN INTERNET DALAM BIDANG PSIKOLOGI

Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat berkembang pesat. Begitupun dengan Internet atau interconnetion networking, dengan adanya internet sangat memudahkan manusia untuk mengakses berita atau informasi dari segala penjuru dunia. Internet mampu menyatukan yang jauh menjadi dekat seperti tidak ada jarak yang memisahkan. Internet juga memberikan dampak positif dalam berbagai bidang. Salah satu contohnya adalah dalam bidang ekonomi pada zaman yang sudah modern ini kita tidak perlu lagi pergi ke mall atau pasar-pasar untuk sekadar membeli pakaian ataupun barang-barang yang kita perlukan. Sekarang yang hanya diperlukan adalah akses untuk membuka media-media online yang menjual barang-barang yang kita inginkan yaitu dengan menggunakan internet. Selain dalam bidang ekonomi, internet juga sangat berdampak dalam bidang pendidikan maupun seni dan budaya.
Begitupun dengan bidang psikologi, banyak jurnal-jurnal maupun web-web yang menyediakan layanan ataupun informasi-informasi yang berkaitan dengan psikologi yang tentunya dapat membantu para mahasiswa untuk mengetahui hal-hal unik apa saja yang ada dalam dunia psikologi atau bagi para psikolog juga dapat mengakses berita-berita terkini yang berkaitan dengan masalah kejiwaan manusia ini.
E-counseling contohnya, merupakan salah satu bentuk nyata hubungan antara Teknologi Internet dan Psikologi. Layanan ini menawarkan suatu proses psikoterapi yang menggunakan suatu media komunikasi baru, dimana melalui media komunikasi tersebut mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi itulah yang disebut dengan E-counseling atau e-mail counseling. E-mail conseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melaui Internet, dimana proses terapi terlebih dahulu dilakukan melaui media ini, untuk kemudian menyususn rencana dalam melakukan intervensi psikologi secara face-to-face akan dilakukan. Fungsi dari e-counseling adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya. Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan etika baru bagi mereka para terapis yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psikologi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasi verbal in-person menciptakan tantangan etika baru yang sebelumnya tidak di temui dalam terapi face-to-face (secara langsung).
Bentuk lain penggunaan Teknologi Internet dalam bidang Psikologi adalah SPSS. SPSS berguna untuk membantu berbagai bidang ilmu agar mempermudah pengembangan ilmu tersebut. Psikologi pun menggunakan aplikasi untuk mengolah data. Data yang diaplikasikan pada SPSS adalah dalam bentuk data kuantitatif (bentuk angka). Aplikasi ini sangat membantu seseorang yang sedang melakukan penelitian di bidang Psikologi dengan metode kuantitatif. Dalam penelitian tersebut seseorang membutuhkan subjek yang tidak sedikit, karena untuk mendapatkan hasil yang akurat membutuhkan banyak sekali subjek sebagai respondennya. Maka, peranan SPSS sangat dibutuhkan, data yang telah diperoleh untuk diolah bukanlah data yang sedikit dan sangat melebihi daya tampung manusia jika pengolahan tersebut harus dilakukan secara manual, akan terjadi kelelahan, hasil yang tidak akurat, dan akan sangat membuang energi dalam pelaksanaanya, dengan aplikasi SPSS lah berbagai masalah yang muncul jika di olah secara manual dapat teratasi.

Selain itu, Internet dalam bidang Psikologi juga berdampak negatif bagi seseorang:
  • Individual Space meningkat, orang lebih banyak duduk di depan komputer berinternet mereka atau orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan smartphone mereka daripada bersosialisasi dengan sekitar. Maka social space menyepit dan berkembang menjadi individual space.
  • Kecemasan terhadap suatu fenomena meningkat. Karena dengan adanya Teknologi Internet itu menyebabkan suatu fenomena dapat tersebar secara cepat dan membuat seorang menjadi panik.
  • Kebutuhan komersial masyarakat meningkat. Media komunikasi akan mempengaruhi minat dan persuasi pemakainya. Oleh karena itu, keadaan seperti ini dimanfaatkan oleh penyedia jasa komunikasi dan layanan komersial untuk menarik para pengguna internet.
  • Kriminalitas meningkat. Media komunikasi secara maya ini banyak di salah gunakan. Banyak kejahatan menggunakan modus yang canggih ini. Banyak tayangan-tayangan TV maupun Youtube yang memperlihatkan tayangan kejahatan yang dapat ditiru oleh yang menontonnya. Ada pula modus dengan menggunakan handphone, e-mail dan sebagainya.
  • Teknologi internet dapat mengurangi kreativitas. Dengan kemudahan yang diberikan oleh internet, banyak orang yang jadi malas untuk membuat ide-ide baru dan lebih memilih mencari lalu mengikuti apa yang ada tanpa disaring terlebih dahulu.
  • Bocornya rahasia tentang kepribadian. Banyak web-web di internet yang menampilkan bagaimana cara kita agar lolos dari psikotest yang dijalani ketika melamar pekerjaan atau apapun. Seperti misalnya, ada bagian dari psikotest dimana kita harus menggambar sebuah pohon dan menggambar seseorang. Di internet banyak bertebaran bagaimana cara kita untuk menggambar itu semua, yang artinya orang diluar Psikologi dapat mengakses dan dapat mengetahui bagaimana gambar-gambar yang menggambarkan kepribadian seseorang. Itu berarti kalau orang itu mengikuti cara-cara yang ada di internet artinya ia telah menghilangkan kepribadiannya sendiri demi mendapatkan suatu pekerjaan. Yang harusnya ia tidak ditempatkan pada satu pekerjaan tertentu menjadi ditempatkan, dan jika tidak cocok dengan pekerjaan itu maka bisa jadi menghambat dirinya sendiri untuk berkembang.

Referensi:
http://ajengtyaa.blogspot.com/2012/11/penggunaan-teknologi-internet-dalam_26.html

APA ITU INTERNET???



Internet merupakan singkatan dari kata Interconnection Networking. Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer yang saling terhubung di seluruh dunia antara satu dengan lainnya. Media penyambungnya bisa berupa sambungan telepon, serat optic (kabel optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan koneksi wireless. Cara kerja internet juga sama seperti sistem pos, perbedaannya adalah internet jauh lebih cepat dan efisien.
Ketika kita terhubung dengan internet, itu dapat menghubungkan kita pada komputer-komputer yang ada diseluruh dunia. Dengan terhubung melalui internet kita dapat menerima dan mengirim email, upload ataupun download, chating dengan media teks atau suara, berselancar dengan bantuan world wide web (www), dan sebagainya.
Internet bermula pada tahun 1969, saat Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DOD) mendanai sebuah penelitian jaringan komputer yang dilakukan oleh Advanced Research Projects Agency (ARPA). Penelitian tersebut bertujuan agar pemerintahan Amerika dan para anggota militer dapat saling berhubungan dan berkomunikasi serta berbagi informasi walaupun masing-masing agen menggunakan tipe jaringan yang berbeda.
Selama tahun 1960-an sampai dengan 1970-an, teknologi jaringan internet berkembang sama pesat. Hal ini ditandai dengan adanya LAN (Lokal Area Network) yaitu jaringan komputer pada satu daerah tertentu, sedangkan untuk jaringan yang lebih luas lagi disebut WAN (Wide Area Network).
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TPC (Transmission Control Protocol) yang bertugas untuk memastikan semua hubungan bekerja secara benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang bertugas untuk mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lainnya.

Referensi:
http://faculty.petra.ac.id/dwikris/docs/desgrafisweb/www/1-apaitu_internet.html
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-internet/
http://www.kamusilmiah.com/it/mengenal-apa-itu-internet/

Kamis, 19 Juni 2014

TUGAS MATEMATIKA & ILMU ALAMIAH DASAR



Assalammualaikum wr. wb
Kali ini saya memiliki sebuah tugas. Tugas ini merupakan salah satu dari dua tugas yang diberikan oleh dosen saya, yaitu pada mata kuliah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar. Tugas ini dibuat untuk mempromosikan diri saya sendiri sepantasnya saya mendapat nilai apakah di mata kuliah ini.

Saya Dila Dwisera, pantas mendapatkan nilai B pada mata kuliah ini karena saya memiliki kualitas yang bagus dalam mengikuti dan memahami pada mata kuliah ini. Saya juga selalu baik dan benar dalam mengerjakan tugas, tepat waktu dalam mengunggah setiap tugas yang diperintahkan, dan juga berperilaku baik pada setiap kelas yang diadakan. Namun saya juga pernah satu kali tidak mengikuti kelas di mata kuliah ini dikarenakan ada urusan mendadak sehingga tidak dapat mengikuti kelas sesuai jam yang ditentukan. Itu sebabnya menurut saya, saya pantas mendapatkan nilai B untuk mata kuliah ini.

Sekian promosi untuk diri saya sendiri. Sekiranya ibu dosen untuk mata kuliah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar, yaitu ibu Hafidzah dapat memikirkan kembali agar memberikan nilai dengan sepantasnya. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Wassalammualaikum wr. wb